Kenapa Kita Mengenal Cinta?

Itu pertanyaan temenku akhir-akhir ini di kelas.

Anak berkerudung yang satu itu sering curhat sama aku akhir-akhir ini karena ada cowok non-muslim yang ngedeketin dia. Nanyain hal yang sama terus-menerus. Kadang ada jawabannya, kadang nggak. Suatu hari dia ngomongin jawabannya ke aku… Tapi hari berikutnya dia lupa.

Kalo cinta yang dimaksud secara umum, kenapa kita mengenalnya? Pasti pada jawab, agar ada kedamaian, agar ada saling pengertian antarsesama, agar ada tawa.

Tapi…

Gimana dengan “cinta” yang sering dipermasalahkan remaja zaman sekarang?

Orang sering bertanya, tapi tidak tahu apa yang sebenarnya pertanyaannya. Beberapa yang tahu pertanyaannya takut akan jawabannya. Mungkin salah satu contoh pertanyaan itu…

“Apakah ini benar?”

Kalo aku boleh cerita, temenku yang satu ini, sebut aja Silve (bukan nama sebenarnya) sering banget ganti-ganti cowok. Dari SMP sampai SMA sekarang. Sebenernya dia bukan playgirl, tapi temen cowoknya banyak. Anaknya emang suka maen dan ibunya mengizinkan sampai batas kepercayaan tertentu. Tapi…

Cowok non-muslim yang akhir-akhir ini ngedeketin Silve nembak Silve. Silve udah berkali-kali nolak, tapi tetep aja cowok itu ngotot, ampek ngancem mau bunuh diri kalo gak diterima. Menurutku itu perbuatan manusia paling bodoh yang kutahu.

Aku dan temen-temenku yang lain yang deket ama dia nggak pernah ngerasain dia bener-bener sayang sama cowok setiap kali jadian. Kami godain dia gara-gara itu, dianya juga sering marah c, apalagi emang anaknya cenderung manja. Dia marah setiap kali pada nggodain dia gitu, tapi dalem hati aku tau dia juga bingung, kapan dia nemuin cowok yang bener-bener dia sayang?

Akhirnya datang pertanyaan itu dari seorang cowok. Kenapa kita mengenal cinta?

Banyak kasus remaja patah hati yang bunuh diri hanya karena ditolak cintanya atau putus dengan pacarnya. Secara logika, orang-orang itu bodoh karena dibutakan oleh perasaan dan kehilangan otak sehingga melakukan tindakan bunuh diri. Gila ya, penduduk Indonesia bertambah setiap hari, dengan rasio perempuan terhadap laki-laki lebih besar juga. Kalau putus ya cari yang baru dong, mana akal sehat mereka? Berarti kan gak jodoh, ya udah. Tapi itu karena cinta, katanya. Cinta bikin orang itu gila. Kenapa kita mengenal cinta?

Bagi yang menjalin kasih, banyak yang menderita karena cinta. Mungkin karena pasangannya tidak pengertian. Mungkin karena kurang komunikasi sehingga banyak salah paham. Lama-lama bertengkar. Ada yang selingkuh. Ada yang mungkin malah mabuk-mabukan. Ada yang mandi sehari lebih dari dua kali gara-gara stres. Cinta itu bikin sakit. Terus kenapa kita mengenal cinta?

Ada lagi kasus orang yang menyayangi seseorang. Orang itu mungkin aja bukan orang baik-baik, tapi tetep aja dia sayang. Inget cerita Radit dan Anjani? Twilight? Cinta bikin orang bodoh. Jadi mengapa kita kenal cinta?

Kalau menurutku,

Allah mengenalkan cinta kepada kita,

agar kita menjadi saksi

agar kita belajar

untuk hidup.

Advertisements

One thought on “Kenapa Kita Mengenal Cinta?

  1. Allah mengenalkan cinta pada kita,
    krn dgn mengenal cinta,
    maka kita pun mengenali-Nya 🙂

    (hasil ngobrol dgn seorang teman -dulu – dimabuk cinta)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s